Susu Kambing Etawa
Minum susu sapi mungkin sudah biasa kita lakukan sejak dari kecil, namun pernahkah kita minum susu kambing. Jawabannya tentu sebagian besar belum pernah. Karena memang susu kambing tidak sepopuler susu sapi di Indonesia. Disini yang dimaksud adalah susu yang diperoleh dari kambing Etawa.
Kambing etawa adalah kambing didatangkan dari India yang juga disebut kambing Jamnapari. Tinggi kambing jantan berkisar antara 90 sentimeter hingga 127 sentimeter dan yang betina hanya mencapai 92 sentimeter. Bobot yang jantan bisa mencapai 91 kilogram, sedangkan betina hanya mencapai 63 kilogram. Telinganya panjang dan terkulai ke bawah. Dahi dan hidungnya cembung. Baik jantan maupun betina bertanduk pendek. Kambing jenis ini mampu menghasilkan susu hingga tiga liter per hari. Keturunan silangan (hibrida) kambing etawa dengan kambing lokal dikenal sebagai kambing “Peranakan Etawa” atau “PE”. Kambing PE berukuran hampir sama dengan etawa namun lebih adaptif terhadap lingkungan lokal Indonesia.
Saat ini susu kambing Ettawa kian hari kian diminati, seiring maraknya pelatihan-pelatihan di daerah mengenai budidaya kambing ettawa, kini produksi susu kambing kian meningkat di negara tercinta ini. Butiran lemak susu etawa berukuran antara 1-10 milimikron sama dengan susu sapi, tetapi jumlah butiran lemak yang berdiameter kecil dan homogen lebih banyak terdapat pada susu etawa sehingga susu etawa lebih mudah dicerna alat pencernaan manusia, serta tidak menimbulkan diare pada orang yang mengkonsumsinya. Susu kambing juga tidak mengandung karoten, sehingga warna susu kambing lebih putih daripada susu sapi.
Menurut Journal of American Medicine, susu kambing adalah makanan paling lengkap yang diketahui. Ia mengandung vitamin, mineral, elektrolit, unsur kimiawi, enzim, protein, dan asam lemak yang mudah dimanfaatkan tubuh Anda. Bahkan, tubuh Anda dapat mencerna susu kambing hanya dalam 20 menit. Bandingkan dengan 2-3 jam yang dibutuhkan untuk mencerna susu sapi. Susu kambing adalah susu yang paling mirip dengan susu ibu dari segi komposisi, nutrisi, dan sifat kimia alami. Hal ini membuat susu kambing menjadi makanan ideal untuk menyapih anak. Eter gliserol yang jauh lebih tinggi pada susu kambing dibandingkan pada susu sapi juga membuat beberapa dokter merekomendasikannya untuk perawatan gizi bayi yang baru lahir. Gejala-gejala seperti gangguan pencernaan, muntah, kolik, diare, sembelit dan masalah pernafasan dapat dihilangkan ketika susu kambing diberikan kepada bayi. Namun demikian, bila Anda memiliki bayi di bawah tiga tahun dan ingin memberikan susu kambing sebagai alternatif susu formula, berkonsultasilah dengan dokter Anda terlebih dahulu.
Meskipun susu kambing adalah jenis susu yang disebut-sebut dalam Al Quran dan Alkitab dan meskipun di seluruh dunia lebih banyak orang meminum susu kambing daripada susu sapi, kita di Indonesia tidak terbiasa meminumnya. Orang Baratlah (Belanda) yang membiasakan kita semua lebih suka meminum susu sapi daripada susu kambing. Susu kambing berkualitas tinggi memiliki rasa manis yang lezat dan kadang-kadang terasa sedikit asin, tidak kalah enak dibandingkan susu sapi.
Manfaat susu kambing untuk kesehatan diulas dengan cukup mendalam oleh dr.Rini Damayanti Moeljanto, dipl.CN & Bernardius T Wahyu Wiryanta, dalam sebuah buku yang berjudul “Manfaat Susu Kambing” dari Penerbit PT. Agro Media Pustaka, Oktober 2002 Depok Jakarta.Buku tersebut mengupas hubungan antara susu kambing dan kesehatan, dan khasiat susu kambing dalam pengobatan berbagai jenis penyakit. Juga dibahas cara pemanfaatan susu kambing untuk membuat aneka produk makanan, jenis-jenis kambing penghasil susu, dan cara pemeliharaannya. Tidak kalah pentingnya, dibahas pula masalah pemerahan dan pengelolaan susu kambing itu sendiri.
Pada halaman 6 dan 7 dari buku berjudul "Manfaat Susu Kambing" tersebut, diungkapkan beberapa keunggulan susu kambing di banding dengan susu dari binatang lainnya sebagai berikut :
• Susu kambing bersifat antiseptik, alami dan bisa membantu menekan perkembangbiakan bakteri dalam tubuh. Hal ini di sebabkan adanya flourin yang kadarnya 10 – 100 kali lebih besar dari pada susu sapi.
• Bersifat basa (alkaline food) sehingga aman bagi tubuh.
• Proteinnya lembut dan efek laktasenya ringan, sehingga tidak menyebabkan diare.
• Lemak pada susu kambing mudah di cerna karena mempunyai tekstur yang lembut dan halus. Lemaknya juga lebih kecil dibandingkan dengan butiran lemak susu sapi atau susu lainya. Selain itu juga bersifat homogen alami. Karena susu kambing mudah dicerna maka bisa menekan timbulnya reaksi alergi.
Susu kambing mengandung sodium, fluorin, kalsium, dan fosfor yang cukup dominan, plus kandungan nutrisi lainya. Karenanya, susu kambing berkhasiat :
• Menambah vitalitas dan daya tahan tubuh.
• Mengatasi masalah impotensi dan gairah seksual, baik bagi pria maupun wanita.
• Mempunyai efek anti kanker
• Membantu pencernaan dan mentralisir asam lambung.
• Menyembuhkan reaksi-reaksi alergi pada kulit, saluran nafas dan pencernaan.
• Menyembuhkan untuk therapy beberapa penyakit paru-paru, seperti asma, TBC, serta infeksi akut lainya pada paru-paru.
• Menyembuhkan kelainan ginjal, seperti nepbrotic syndrom, infeksi-infeksi ginjal dan asam urat tinggi.
• Kandungan kalsium yang tinggi dapat membantu menyembuhkan rematik dan mencegah osteoporosis.
Susu kambing adalah salah satu obat terbaik untuk membangun kembali jaringan otak, sel-sel tubuh, sistim saraf, dan kemampuan mental. Susu kambing bermanfaat bagi kesehatan karena memiliki protein lengkap dari semua jenis asam amino esensial tanpa kandungan lemak sebesar susu sapi. Molekul-molekul lemaknya hanya sebesar 1/9 ukuran molekul susu sapi, sehingga lebih mudah dicerna. Orang-orang yang alergi dengan susu sapi bisa meminum susu kambing tanpa masalah. Alergi terhadap susu sapi dapat ditemukan pada orang-orang yang memiliki kondisi seperti infeksi telinga kronis, asma, eksim, dan artritis. Meminum susu kambing dapat mengurangi gejala penyakit-penyakit tersebut.
Susu Kambing Meningkatkan Daya Tahan Tubuh, Mengatasi Penyakit-penyakit Berat seperti Hepatitis, Maag, Jantung, Osteoporosis, Diabetes Melitus, dsb
Sebuah penelitian atas orang-orang berumur di atas 100 tahun di 90 negara seperti Margaret Patton yang meninggal pada usia 137, Jonathan Hartop yang berjalan 9 mil sehari pada usia 136 dan hidup sampai 138 tahun, Thomas Parr yang hidup 152 tahun dan Peter Czartin dari Austria hidup sampai 184 tahun, menunjukkan bahwa mereka semua rajin meminum susu kambing. Konon, Mahatma Gandhi dapat segera bugar kembali setelah berpuasa lama karena meminum susu kambing.
Majalah Trubus Edisi 448 Maret 2007/XXXVIII antara lain melaporkan manfaat susu kambing untuk penyakit hepatitis. Majalah tersebut antara lain menceritakan kesembuhan seorang pasien hepatitis bernama Elis setelah mengkonsumsi susu kambing secara rutin.
Bagaimana peran susu kambing membantu penyembuhan hepatitis ? Menurut Dr H.P Maree, MBChB, dari Schweizer Reneke, Transvaal Barat, Afrika Selatan, susu kambing mengandung banyak asam lemak rantai sedang. Yakni jumlahnya pada susu kambing hampir setara dengan yang ada pada air susu manusia.
Susu kambing mengandung asam laurat, yang juga terdapat pada virgin coconut oil (VCO), hingga 4,5 persen, sedangkan pada air susu manusia 5,8 persen. Susu kambing juga mengandung asam kaprat sebesar 2,2 persen. Sedangkan asam kaprat pada air susu manusia hanya 0,3 persen dan sapi 1,2 persen. Asam laurat dan asam kaprat dikenal sebagai antivirus.
Susu kambing juga mengandung niasin hingga 0,676 mg, lebih tinggi dari pada susu sapi 0,261 mg. Menurut Dr. Elvina Karyadi MSc, ahli gizi masyarakat Universitas Indonesia, suplemen vitamin B3 atau niasin biasanya diberikan pada pasien yang sedang menjalani kemoterapi untuk mengurangi efek toksis kemoterapi.
Manfaat lain yang tak kalah penting dari susu kambing adalah mampu membantu penyembuhan sakit maag dan jantung. Menurut George F W Haenlein PhD, profesor ahli ternak University of Delaware, Amerika Serikat, susu kambing mengandung beberapa medium chain triglycerides (MCT) alias trigliserida rantai sedang seperti asam kaproat, kaprilat, laurat, dan miristat, total 33%. Itu lebih tinggi ketimbang susu sapi yang hanya 17%. Dalam dunia kesehatan, MCT ampuh mengurangi penumpukan lemak dalam tubuh termasuk pembuluh darah jantung. Susu kambing juga bersifat basa sehingga berfaedah menetralisir asam lambung yang berlebih pada penderita maag.
Menurut Zen Djaja MD, dokter di Malang, Jawa Timur, susu kambing ampuh mengatasi diabetes lantaran produk itu kaya nutrisi. Kekurangan Nutrisi juga memicu diabetes mellitus karena produksi insulin oleh pankreas terhambat. Susu kambing kaya protein dan asam amino menambah nutrisi tubuh menjadi lebih baik, pankreas bekerja optimal untuk memproduksi insulin.
Khasiat susu kambing etawa untuk mencegah dan mengatasi osteoporosis sudah umum diketahui oleh masyarakat luas. Khasiat susu kambing untuk osteoporosis yang begitu luar biasa memang tidak terlepas dari kandungan kalsium (Ca) dan potasium yang tinggi pada susu kambing terutama yang asal ras etawa.
Pemanfaatan khasiat susu kambing etawa untuk osteoporosis saat ini memang lagi gencar dikampanyekan dan di aplikasikan pada penderita osteoporosis. Namun sebelum kita membahas lebih jauh akan khasiat susu kambing bagi osteoporosis, kita musti tahu dulu apa itu osteoposis dan apa penyebab timbulnya osteoporosis.
Osteoporosis adalah kondisi berkurangnya massa dan kepadatan tulang serta terjadinya perubahan pada struktu jaringan tulang sehingga menjadikan tulang mudah patah. (Doque and Troen, 2006 dan Hughes 2006). Osteoporosis sering disebut jaga dengan nama silent disease karena sering datang secara tiba-tiba.
Penyebab utama terjadinya osteoporosis adalah minimnya asupan mineral kalsium baik karena ketersediaan dalam makanan yang rendah maupun karena adanya gangguan dalam penyerapan miniral kalsium oleh usus. Nah di sinililah peran terbesar dari susu kambing dalam mencegah dan mengatasi osteoporosis.
Khasiat susu kambing untuk osteoporosis yang begitu luar biasa tidak terlepas dari tingginya kandungan kalsium (Ca) dalam susu kambing. Dalam 100 cc susu kambing mengandung + 133 mg kalsium dan 204 mg potasium. Jadi dengan mengkonsumsi 150 cc per hari, penderita osteoporosis insya Allah akan segera terbantukan.
Akhirnya, dengan segudang manfaatnya susu kambing adalah minuman yang tidak kalah bergizinya dibandingkan dengan susu sapi. Bahkan keluhan seputar kesehatan yang sering dijumpai akibat minum susu sapi jarang ditemui pada orang yang mengkonsumsi susu kambing. Sehingga susu kambing dapat menjadi alternatif bagi konsumen yang mempunyai alergi terhadap susu sapi.
Sayangnya, manfaat susu kambing untuk kesehatan sepertinya masih belum diketahui oleh orang banyak. Persepsi kita yang salah tentang susu kambing kadang-kadang mengesampingkan susu yang kaya manfaat ini.
(dirangkum dari berbagai sumber)
